عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ سَمِعَ
النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ إِذَا دَخَلَ
الرَّجُلُ بَيْتَهُ فَذَكَرَ اللَّهَ عِنْدَ دُخُولِهِ وَعِنْدَ طَعَامِهِ
قَالَ الشَّيْطَانُ لَا مَبِيتَ لَكُمْ وَلَا عَشَاءَ وَإِذَا دَخَلَ
فَلَمْ يُذْكَرْ اللَّهَ عِنْدَ دُخُولِهِ قَالَ الشَّيْطَانُ أَدْرَكْتُمْ
الْمَبِيتَ فَإِذَا لَمْ يَذْكُرْ اللَّهَ عِنْدَ طَعَامِهِ قَالَ
أَدْرَكْتُمْ الْمَبِيتَ وَالْعَشَاءَ
3765. Dari Jabir bin Abdullah, dia mendengar Rasulullah SAW bersabda, "Jika
seseorang menyebut nama Allah ketika hendak masuk rumahnya dan ketika
hendak makan, maka syetan berkata, "Kalian (bangsa syetan) tidak bisa
menginap dan makan!" Jika seseorang tidak menyebut nama Allah ketika
hendak masuk rumahnya, maka syetan berkata, "Kalian bisa masuk dan
menginap. " Jika seseorang tidak menyebut nama Allah sewaktu hendak
makan, maka syetan berkala, "Kalian bisa menginap dan makan malam," (Shahih: Muslim)
عَنْ حُذَيْفَةَ قَالَ كُنَّا
إِذَا حَضَرْنَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
طَعَامًا لَمْ يَضَعْ أَحَدُنَا يَدَهُ حَتَّى يَبْدَأَ رَسُولُ اللَّهِ
صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَإِنَّا حَضَرْنَا مَعَهُ طَعَامًا
فَجَاءَ أَعْرَابِيٌّ كَأَنَّمَا يُدْفَعُ فَذَهَبَ لِيَضَعَ يَدَهُ فِي
الطَّعَامِ فَأَخَذَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
بِيَدِهِ ثُمَّ جَاءَتْ جَارِيَةٌ كَأَنَّمَا تُدْفَعُ فَذَهَبَتْ لِتَضَعَ
يَدَهَا فِي الطَّعَامِ فَأَخَذَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ
وَسَلَّمَ بِيَدِهَا وَقَالَ إِنَّ الشَّيْطَانَ لَيَسْتَحِلُّ الطَّعَامَ
الَّذِي لَمْ يُذْكَرْ اسْمُ اللَّهِ عَلَيْهِ وَإِنَّهُ جَاءَ بِهَذَا
الْأَعْرَابِيِّ يَسْتَحِلُّ بِهِ فَأَخَذْتُ بِيَدِهِ وَجَاءَ بِهَذِهِ
الْجَارِيَةِ يَسْتَحِلُّ بِهَا فَأَخَذْتُ بِيَدِهَا فَوَالَّذِي نَفْسِي
بِيَدِهِ إِنَّ يَدَهُ لَفِي يَدِي مَعَ أَيْدِيهِمَا
3766.
Dari Khudzaifah, dia berkata: Jika kami menghadiri jamuan makan bersama
Rasulullah SAW, maka tidak seorang pun dari kami yang berani meletakkan
tangannya (makan lebih dulu) sebelum Rasulullah memulainya. Ketika kami
sedang menghidangkan makanan, tiba-tiba datang seorang Arab Badui yang
ingin meletakkan tangannya pada makanan itu, kemudian Rasulullah
menyingkirkan tangan Badui tersebut. Lalu datang seorang budak perempuan
yang ingin meletakkan tangannya pada makanan tersebut, Rasul pun
menyingkirkan tangan budak perempuan tersebut. Beliau lalu bersabda,
"Sesungguhnya syetan akan menempati makanan yang pemiliknya tidak
menyebut nama Allah ketika hendak makan. Sesungguhnya syetan tadi telah
datang dengan menempel pada si Badui ini, maka aku singkirkan tangannya.
Dia juga datang melalui budak perempuan ini, maka aku singkirkan
tangannya. Demi Allah yang jiwaku berada dalam tangan-Nya, sesungguhnya
tangan syetan itu berada dalam tanganku seperti ia ada di dalam tangan
keduanya (Badui dan budak wanita tersebut). (Shahih: Muslim), At-Ta'liq Ar-Raghib,3/16
عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا أَنَّ
رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِذَا أَكَلَ
أَحَدُكُمْ فَلْيَذْكُرْ اسْمَ اللَّهِ تَعَالَى فَإِنْ نَسِيَ أَنْ
يَذْكُرَ اسْمَ اللَّهِ تَعَالَى فِي أَوَّلِهِ فَلْيَقُلْ بِسْمِ اللَّهِ
أَوَّلَهُ وَآخِرَهُ
3767.
Dari Aisyah, dia berkata: Rasulullah SAW bersabda, "Jika seseorang di
antara kalian makan, maka hendaknya dia menyebut nama Allah. Jika dia
lupa menyebut nama Allah pada awal mula, maka hendaknya dia berkata,
'Dengan menyebut nama Allah pada awal dan akhir'. " {Shahih: Ibnu Majah), 3264
Tidak ada komentar:
Posting Komentar